Haircut adalah faktor pengurang nilai pasar wajar Efek sesuai dengan risikonya sebesar persentase tertentu dari nilai pasar wajar Efek dimaksud berdasarkan ketetapan Perusahaan. Haircut dipakai oleh Sekuritas sebagai perhitungan risiko penurunan nilai pasar suatu saham saat Nasabah menggunakan fasilitas margin trading atau buying power. Haircut umumnya berbentuk persentase (%) dan besarannya didasarkan pada besar atau kecilnya risiko suatu saham. Semakin kecil haircut pada suatu saham, semakin kecil pula risiko penurunan nilai pasar saham tersebut. Besaran haircut pada saham bervariasi dan tergantung pada berbagai faktor, termasuk likuiditas saham, volatilitas pasar, dan nilai Pasar Sekunder. Masing-masing Sekuritas memiliki kebijakan yang berbeda dalam memberikan besaran haircut value suatu saham. Jadi, belum tentu saham tertentu memiliki besaran haircut value yang sama di setiap Perusahaan Sekuritas. Contoh skenario penerapan haircut adalah sebagai berikut: Kamu memiliki portofolio saham sebesar Rp30.000.000 di Webull. Webull mengenakan haircut sebesar 20% dari portofolio sahammu. Hitungan nilai persentase haircut value dari skenario tersebut adalah sebagai berikut: Portofolio di Webull = Rp30.000.000 Nilai haircut saham = 20% Nilai portofolio setelah perhitungan haircut = 80% x Rp30.000.000 = Rp24.000.000. Jadi, haircut adalah angka penjamin yang diberikan berdasarkan diskresi Perusahaan Sekuritas, dan bukan berarti nilai saham yang kamu beli berkurang 20%. |